Posted by : fitriya rohmah Selasa, 30 April 2013


STANDAR KOMPETENSI
- Mengidentifikasikan fungsi organ tubuh manusia dan hewan.
KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasikan fungsi organ pernafasan manusia.
2. Mengidentifikasikan fungsi organ pernafasan hewan, misalnya ikan dan cacing tanah.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Mendeskripsikan adaptasi hewan untuk memperoleh makanan.
2. Mendeskripsikan adaptasi hewan untuk melindungi diri
3. Mendeskripsikan adaptasi hewan untuk memperoleh makanan.
4. Mendeskripsikan adaptasi tumbuhan untuk melindungi diri.
RINGKASAN MATERI
Tahukah kamu mengapa bunglon bisa berubah – ubah warnanya ?. Perubahan warna pada bunglon karena dia beradaptasi terhadap lingkungannya. Adaptasi mahluk hidup beraneka ragam caranya, misalnya ada yang berubah warna kulitnya, memutuskan ekornya, mengeluarkan bau busuk, mengeluarkan tinta dan lain-lain.
Adaptasi mahluk hidup bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup tempat tinggal mereka. Bagi mahluk hidup yang tidak bisa beradaptasi dengan tempat tersebut harus berpindah tempat atau jika tidak akan mati.
Lingkungan tempat tinggal hewan dan manusia bisa menjadi rusak karena ulah manusia. Akibatnya hewan – hewan dan manusia yang lingkungan hidupnya telah rusak akan punah. Untuk mengetahui dan memahami beraneka ragam cara mahluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan.

A. Penyesuaian Diri Hewan untuk Memperoleh Makanan.
Cara hidup hewan ditentukan oleh kebutuhan pokoknya. Hewan perlu mencari makan. Berbeda dengan tumbuhan, hewan harus berburu makanan yang akan di makannya. Oleh karena itu untuk memperoleh makanan hewan harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
1. Serangga
a. Kupu – kupu, memiliki bentuk mulut penghisap yang berfungsi menghisap nektar bunga.
b. Lebah, memiliki bentuk mulut penjilat yang berfungsi menjilat makanan.
c. Nyamuk, memiliki bentuk mulut penusuk yang berfungsi menghisap darah manusia.
d. Serangga memiliki bentuk mulut penggigit yang berfungsi menggigit makanan.
2. Burung
Burung menangkap ,akananya dengan menggunakan paruh. Ukuran , bentuk paruhnya, dan cakarnya bergantung pada makannannya.
Berikut beberapa bentuk paruh burung :
a. Paruh burung Elang, untuk mencabik – cabik makannya yang berupa daging.
b. Paruh burung Pipit, untuk memakan biji-bijian.
c. Paruh burung Kolibri, untuk menghisap madu.
d. Paruh burung Pelikan, untuk memakan ikan.
e. Paruh Itik, untuk memakan cacing di lumpur.
berikut ini beberapa bentuk kaki burung :
a. Kaki Ayam, untuk mengais makanan.
b. Kaki Elang, untuk mencengkeram mangsa.
c. Kaki burung Kutilang, untuk bertengger.
d. Kaki Pelatuk, untuk memanjat dan
e. Kaki Itik, untuk berenang.
3. Ular
Ular memakan burung, kadal, tikus dan hewan lain. Beberapa ular membunuh mangsanya dengan bisa. Ular yang tidak memiliki bisa melilit mangsanya hingga mati lemas. Ular tidak dapat menggigit atau mengunyah, namun ular dapat menelan mangsanya bulat-bulat karena memiliki rahang yang elastis.
4. Tikus
Tikus memiliki mulut yang berbentuk moncong. Tikus juga memiliki kantong pipi yang di gunakan untuk membawa makanan, tikus memiliki gigi seri dan geraham. Gigi seri tikus terletak di bagian depan. Gigi tersebut berbentuk pahat dan di gunakan untuk mengerat, sedangkan untuk mengunyah menggunakan gigi geraham.
5. Harimau
Harimau memiliki cakar dan gigi yang tajam untuk menangkap dan memakan mangsanya.
6. Unta
Tubuh Unta mampu bertahan tanpa makanan dan minum air dalam jangka waktu berminggu-minggu. Pada saat minum air unta mampu minum 50 liter air. Air dalam jumlah yang banyak digunakan sebagai cadangan cairan, Punuk unta yang berisi lemak sebagai cadangan makanan bagi unta.
B. Penyesuaian Diri Hewan Untuk Melindungi Diri.
Selain untuk mencari makan, hewan juga beradaptasi untuk melindungi dirinya dari bahaya atau mengancam dari serangan musuh.
Pada umumnya hewan memiliki bagian tubuh yang berguna untuk melindungi diri dari serangan musuh.
1. Melindungi diri dengan pengaburan ( kamuflase )
Hewan yang melindungi diri dengan mengaburkan penglihatan disebut kamuflase. Bunglon melindungi diri dengan menyesuaikan warna tubuhnya dengan tempat ia berada.  Kupu-kupu mengembangkan sayapnya sehingga menghasilkan gambar tertentu untuk menyingkirkan musuhnya. Belalang mempunyai bentuk kaki pelatuk untuk memanjat. Katak daun berubah menjadi hijau saat bertengger di daun yang berwarna hijau.
2. Melindungi diri dengan tubuh yang keras
Kura – kura , siput, dan penyu adalah mahluk hidup yang gerakannya lambat, akan tetapi kura-kura mempunyai cara yaitu dengan memasukan tubuhnya ke dalam cangkang yang keras.
3. Memutuskan ekornya
Cecak memiliki cara yang berbeda untuk melindungi dirinya. Cecak akan memutuskan ekornya pada saat dia dalam bahaya atau ada musuh yang datang. Ekor cecak yang putus akan mengalihkan perhatian musuhnya sehingga cecak dapat menyelamatkan diri.
4. Mengeluarkan tinta
Cumi-cumi memiliki bentuk seperti roket, jika menghindari musuh, cumi-cumi akan mengeluarkan tinta yang hitam dan pekat. Dengan demikian musuh yang mengejarnya akan kehilangan jejak.
5. Melindungi diri dengan duri tubuhnya
Hewan Landak melindungi dirinya dari musuh dengan mengembangkan durinya. Duri landak merupakan bagian rambut yang mengalami pengerasan.
6. Mengeluarkan bisa
Ular memiliki bisa yang akan dikeluarkan saat dalam keadaan bahaya.
7. Mengubah bentuk tubuh menjadi mengerikan
Cara mengubah bentuk menjadi mengerikn dimiliki kadal gurun ketika di ganggu musuhnya.
8. Mengeluarkan bau dari anusnya
Cara ini dimilki musang pada saat dirinya dalam bahaya.
9. Mengeluarkan racun
Kalajengking, lebah dan kelabang menggunakan sengatnya yang mengandung racun untuk melindungi dirinya.
10. Berpura-pura mati
Musang dan kumbang berpura -pura mati ketika diserang musuh. Jika musuh sudah pergi mereka segera pergi ke tempat lain.
11. Memiliki taji
Taji digunakan ayam jantan untuk melindungi dirinya.
12. Memiliki tanduk yang tajam
Kerbau, banteng, kijang, menjangan dan sapi memiliki tanduk yang tahjam yang digunakan untuk melindungi diri pada saat diserang musuh.
13. Melepaskan muatan listrik
Ikan torpedo menyengtakan listrik pada tubuh musuhnya.
14. Regenerasi
Regenerasi merupakan kemampuan hewan untuk memperbaiki tubuhnya yang rusak. kemampuan regenerasi juga dimiliki oleh cacing.

{ 1 komentar... read them below or add one }

Ingat Waktu

Brainstorming Kaoani

Fotoku

Fotoku

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Untuk memenuhi tugas Komputer dan Media Pembelajaran -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -